Syaloom

Selamat datang bagi pengunjung blog ini, terima kasih atas kunjungan anda pada blog ini anda dapat download lagu-lagu rohani khusus quartet (male or ladies) termasuk partitur yang kami telah sediakan.

Blog ini khusus saya buat untuk membantu teman-teman yang mempunyai hobi menyanyi lagu-lagu rohani tetapi pada saat tertentu tidak mempunyai cukup partiture. Dan sesuai dengan judulnya maka blog ini khusus dibuat untuk quartet grup vokal, apakah itu male quartet atau ladies quartet.

Banyak orang didunia ini dan hampir semua orang yang ada di jagad raya ini menyukai musik. Sebab itu saya ingin mengajak semua teman-teman yang ingin partisipasi dalam blog ini saya persilahkan untuk memberi saran dan bahan untuk memajukan grup-grup quartet. Sering kita menyanyikan sebuah lagu dengan baik dan pendengar cuma menyukai harmoninya saja tetapi pekabaran dalam lagu itu sendiri tidak didapat karena pendengar tersebut tidak mengerti bahasa yang dinyanyikan dalam lagu tersebut untuk itu melalui blog ini saya sekali lagi mengajak siapapun untuk urung rembuk agar blog ini disukai dan dapat bermafaat buat kita semua.

Untuk itu saya akan mencoba untuk mentransfer dari partiture aslinya kedalam bahasa Indonesia. Shalom regards,

GBU
E. Nanlohy



TRANSLATORS...

Jumat, 13 September 2013

Ringkasan Pelajaran Sekolah Sabat Kesebelas September 14,2013




"PEMBAHARUAN : MEMIKIRKAN GAGASAN-GAGASAN BARU"

 Baca
an Alkitab: Kol 3:1-4, 2 Kor. 3:17, 18; 10:3-5; Rom. 12:2, 3; Yoh 10:10; Matt. 5:13-15.

Ayat Hapalan: Karena itu, Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan kristus, carilah perkara yang diatas, dimana kristus ada , duduk disebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang diatas bukan yang di bumi."(Kolose 03:01, 2.)

 I. Pengantar
 II.
Urusan Pikiran
 III.
Penyaring Pikiran
 IV.
Pelindung Pikiran
 V.
Hubungan Pikiran/Tubuh
 VI.
Pengaruh Dari Gambar
 VII. Studi lebih lanjut

 1."Pikiran adalah ukuran
dari seorang manusia, dan pembaruan adalah soal pikiran kita. Jika ada reformasi dalam pikiran kita, kita akan memiliki reformasi dalam tindakan kita. Pembaruan terjadi sementara Roh Kudus membawa pikiran kita ke dalam keselarasan dengan pemikiran Kristus. Bilaman itu terjadi, tindakan-tindakan kita akan mengikuti. " Anda adalah apa yang anda pikirkan. Meskipun pikiran itu berlangsung di otak, pikiran itu tidak sama dengan otak. Pikiran merupakan bagian dari diri kita sebagai mahluk cerdas yang mempunyai kemampuan berpikir sedangkan otak adalah sebuah organ tubuh dimana proses pemikiran itu berlangsung. Otak adalah hardware dan pikiran adalah software  dua-duanya harus ada. Dengan pikiran kita mampu menganalisa situasi serta memahami apa yang terjadi disekitar kita, kemampuan logika itu yang membedakan antara manusia dan hewan,sebab hewan tidak dapat mengerti mengapa itu terjadi. Semua manusia mempunyai otak dan mampu menggunakan otaknya,bagi diri sendiri maupun orang lain. Otak manusia diciptakan Allah dengan kemampuan luar biasa untuk melakukan aktivitas- aktivitas kognitif,khusunya berpikir. Dengan 100 milyar sel saraf dalam otak kita dapat menganalisis dan memahami apa yang tertangkap oleh pancaindera, terutama untuk memahami pesan-pesan ilahi. (Sabat sore) Pelajaran ini membahas kekuatan pikiran dan dampaknya terhadap kehidupan kita.

2.
Pikiran dapat mempengaruhi tubuh kita, karena apa yang dirasakan dan dilakukan oleh tubuh dikendalikan dari pikiran, dilain pihak pikiran itu sendiri dapat juga dikendalikan. Pemikiran kita akan mendekte perilaku kita.Cara berpikir kita mempengaruhi cara kita bertindak.Begitu juga sebaliknya ,perbuatan yang dilakukan  secara berulang-ulang dapat mempengaruhi pikiran kita.Pemikiran manusia sebagai proses psikologis didalam otak, mempunyai kekuatan untuk mengendalikan anggota-anggota tubuh. Tetapi kita juga dapat mendidik cara berpikir kita supaya dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang lebih sesuai dengan keinginan kita. "Orang Kristen adalah 'ciptaan yang baru.' Pola pikir lama telah diganti dengan yang baru (2 Kor. 5:17). "(Pelajaran Minggu) Apakah itu otomatis ? Atau itu merupakan perjuangan yang panjang?

3. "Ketika Rasul Paulus men
asehati orang-orang Kristen untuk 'pikirkan perkara-perkara yang diatas'  (Kolose 3:2), ia mendesak kita untuk memusatkan pemikiran kita ke surga.Pikiran kita terbentuk oleh apa yang kita masukkan kedalamnya. "(pelajaran Minggu) Apa yang dimaksud dengan pikiran ke "sorga"? Apakah dapat berakhir di eskapisme murah? Keserupaan dengan tabiat Kristus adalah tujuan utama dari setiap orang Kristen sejati. Itulah sebabnya kepada kita dianjurkan untuk senantiasa belajar dari Kristus dengan cara terus memandang kepadanya. Oleh memandang kita akan diubahkan melalui kesan-kesan yang tertanam dalam pikiran kita tentang Yesus Kristus.

4. 
Apakah perubahan terjadi dengan apa yang kita lihat dan bukan atas usaha yang lebih keras? Sebagai orang Kristen idola kita adalah Yesus (bukan bintang-bintang film Hollywood ), dan kepada kita didorong untuk  menjadi serupa dengan Dia. Keserupaan dengan kristus berarti memiliki kecemerlangan tabiat yang sama dengan Dia.Rasul Paulus menulis: “Sekarang muka kita semua tidak ditutupi selubung, dan kita memantulkan kecermelangan Tuhan Yesus.Dan oleh sebab itu kita terus menerus diubah menjadi seperti Dia; makin lama kita menjadi makin cemerlang, kecemerlangan itu dari Roh, dan Roh itu adalah Tuhan  (2 Kor. 03:16 - 18) ."Pembaruan semata-mata adalah memandang kepada Yesus. Ini adalah tentang Yesus mengisi pikiran kita. Ini adalah tentang Yesus membentuk pikiran kita. Ini adalah tentang Yesus membimbing tindakan kita.Ketika kita melihat Yesus, Dia akan menuntun kita kepada standar yang lebih tinggi dari sekedar aturan-aturan yang kaku."(Pelajaran Minggu) Apakah ini menggantikan struktur-struktur sipil dalama Perjanjian Lama menuju era Perjanjian Baru? Bagaimana Yesus menuntun kita melalui Roh Kudus?

5.
Fungsi dari alat penyaring adalah menyaring dan mencegah apa saja yang tidak dikehendaki agar tidak ikut terserap bersama substansi yang tidak diperlukan.jadi alat penyaring juga menjalankan fungsi pemurnian. Sesuatu yang tidak murni dapat menimbulkan ketidaknyamanan bahkan masalah yang tidak diinginkan saat dipergunakan, apalagi untuk sesuatu yang dimasukkan  kedalam tubuh. Alat penyaring bukan sama sekali menutup jalan masuk, tetapi membiarkan masuk hanya hal-hal yang dikehendaki dan pada waktu yang sama mencegah unsur-unsur yang tidak disukai. Dengan adanya penyaringan yang bekerja efectif kita tidak perlu khawatir terhadap “sampah-sampah” yang berseliweran disekitar kita."Allah telah menyediakan 'penyaring rohani' bagi pikiran kita. Ini telah dibuat dengan hati-hati untuk mengizinkan hanya hal-hal kedalam pikiran kita yang akan membangun pengalaman kerohanian kita bersama Yesus."(Pelajaran Senin) Apa yang dimaksudkan dengan "filter spiritual " atau “penyaringan rohani” dan sejauh mana penyaringan itu berlaku pada waktu dewasa ini?

6. "Apa
kah instruksi praktis yang Paulus berikan kepada rekan-rekan sesama Kristen sebagai penyaring yang dirancang untuk menjaga pikiran mereka dari pengaruh kejahatan yang memabukkan? Bagaimana nasihat ini berlaku saat ini untuk kebiasaan kita menonton teleevisi, internet, dan DVD?  Setiap hari kita terpapar dengan berbagai hal yang bisa ditangkap oleh pancaindera kita,utamanya indera penglihat dan pendengar. Ada informasi yang berharga ada juga yang sampah. Maka kita perlu suatu mekanisme penyaringan supaya hal-hal yang dianggap layak saja yang terserap dalam pikiran. Setiap orang Kristen harus memiliki system penyaringan yang ditentukan sendiri, sesuai dengan nilai-nilai rohani yang kita junjung. Indera –indera kita merupakan pintu gerbang kepada pikiran kita. Phil. 4:7, 8; Rom. 00:02. "(Pelajaran Senin) Apa konteks dari Phil. 4:7, 8? Bagaimana penerapannya kedalam Alkitab? Apakah semua yang dalam Alkitab mulia, benar, murni, indah, atau mengagumkan? Jika tidak, maka mungkin akan lebih baik untuk tidak membacanya! Atau apakah ada pesan lain di sini tentang hal-hal yang lebih penting daripada "melihat"? Sebagai umat Tuhan,saringan pikiran kita berpatokan kepada Firman Tuhan.Alkitab mengajarkan agar kita hanya mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang bernilai,yang patut dipuji,yaitu hal-hal yang benar,yang terhormat,yang adil,murni,manis,dan baik.

7.'
Hanya orang yang bertahan yang adalah kekal' "Tanyakan diri saudara sendiri: Seberapa sering saudara memikirkan apa itu kekekalan? Bagaimanakah pilihan saudara mencerminkan pikiran-pikiran itu? "(Pelajaran Senin) Apakah itu tentang pikiran atau itu tentang perbuatan [signifikan] atau suatu keputusan? Salah satu “penyimpangan moral” paling umum sekarang ini adalah menjadikan hal-hal yang menyangkut seksual sebagai hiburan. Becanda soal seks selalu terdengar lucu dan menghibur,bukan? Namun perbuatan asusila tidak hanya perselingkuhan; gurauan yang bertema seksual juga adalah perbuatan asusila (Ef.5:3-4). Jika seorang pekerja pabrik berpikir tentang hal-hal yang lamanya 25 jam sehari, apakah ia dapat melakukan tugasnya? Bagaimana seorang sopir truk atau seorang dokter bedah?

8. 
Bukan hanya rumah perlu pagar,tapi juga hati dan pikiran. Pagar juga adalah sebuah ihtiar untuk menyatakan kepemilikan dan pengamanan atas suatu property (hak milik). Pikiran adalah property kita masing-masing, bukan saja kita berhak tetapi wajib untuk melindungi dari segala anasir-anasir yang merusak kemurnian pikiran kita. Pelajaran hari Selasa berkaitan dengan pelindung pikiran kita: "Ada banyak cara yang mana kita dapat melepaskan pelindung kita. Kita dapat melepaskan dalam limbah keplesiran dunia ini. Pikiran kita mungkin dikalahkan kemarahan, kepahitan, dan dendam. Mereka mungkin terendam dalam lautan kesenangan yang memabukkan atau kebiasaan-kebiasaan adiktif. Kabar baiknya adalah bahwa Yesus telah menjanjikan untuk melindungi pikiran kita jika kita mengizinkan-Nya. "Bagaimana kita" mengizinkan Dia "? Bagaimana cara kerjanya? Pakailah senjata Allah. Senjata Allah bukan mesiu yang dipergunakan manusia untuk perang melainkan persenjataan rohaniah yang berbau ideologis, karena kita melawan roh-roh jahat di udara. Peperangan rohani yaitu melawan serbuan ideologi,doktrin dan ajaran-ajaran diluar gereja,selain itu juga gagasan-gagasan, pendapat, penafsiran-penafsiran yang muncul dari dalam gereja. Setan menyerang umat Tuhan dari segala lini kehidupan, dia juga menggunakan anasir-anasir yang telah disusupkan kedalam gereja. Kenyataan ini membuat perjuangan umat Tuhan yang menghendaki kemurnian ajaran Allah menjadi lebih berat dan terkadang memusingkan kepala.Banyak kali terdapat pendapat-pendapat, tulisan-tulisan ,bahkan khotbah-khotbah dari para tokoh gereja yang mengagumkan tapi terkadang juga membingungkan. Menangkis serangan dari luar gereja relative lebih mudah daripada menghadapi kontroversi dari dalam gereja.

9. "Ketika Paulus berkata, '
Menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus (Filipi 2:05.), apakah yang ia maksudkan secara khusus? Bagaimana mungkin bagi kita untuk memiliki pikiran  Kristus? "(Pelajaran hari Selasa) Apa konteks dan makna dari ayat ini? Kita tidak selalu dapat memilih pemikiran-pemikiran yang menerobos pikiran kita. Kita bisa memilih apakah kita akan terus memikirkannya dan membiarkannya menguasai pikiran kita. Kita harus selalu menyerahkan pikiran kita kepada Yesus. Kita dapat menyerahkan pengamanan pikiran kita kepadanya melalui penyerahan diri dalam doa dan pendalaman Firman Allah dengan tuntunan Roh Kudus. Setiap orang bisa melakukan pendalaman Alkitab secara pribadi tanpa harus dibimbing oleh orang lain.  Pikiran adalah semacam “pusat komando” yang mengendalikan segala aktivitas hidup kita dan dimana setiap keputusan diambil demi kepentingan diri kita. Setan tahu bahwa dengan menaklukkan pikiran seseorang dia dapat mengendalikan kehidupan orang itu. Hanya dengan kuasa Roh Allah kita dapat mempertahankan pikiran kita dari penguasaan setan,

10. Pelajaran
hari Rabu berhubungan dengan dualisme: "Alkitab mengajarkan bahwa manusia  adalah sebuah kesatuan yang terintergrasi dari dimensi fisik, mental, emosional,dan rohani.  Apa saja yang mempengaruhi semua bagian.Murid-murid berpikir bahwa kesehatan fisik, mental, emosional, dan rohani saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. "Mengapa intergrasi antropologi begitu penting? Apa konsekuensi dari dualisme? Empat aspek yang membentuk manusia seutuhnya adalah fisik,mental,emosional dan rohani. Dalam setiap aspek itu terkandung berbagai potensi yang berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.Ada atletik,bina raga,ada orang pintar, cerdas,bijaksana,ada orang yang tabah dan mampu menahan diri. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu mengajarkan keseimbangan antara semua aspek manusia tersebut. Allah sendiri yang telah menciptakan kita manusia sebagai mahkluk dimensional dengan aspek-aspek lengkap seperti itu secara utuh, Allah sendiri menebus kita sebagai manusia yang seutuhnya,memelihara kesejahteraan kita sebagai manusia seutuhnya.Ketika Yesus datang kedua kali semua orang yang selamat akan diubahkan seutuhnya.Sebagai manusia yang seutuhnya ,kita wajib untuk memelihara kesehatan. Bila salah satu aspek terganggu kesehatannya , keseluruhan diri orang tersebut menjadi sakit. Allah telah menyediakan petunjuk dan cara bagaimana kita dapat memelihara diri kita sebagai kaabah Allah yang kudus.

 11. Carol Dweck Stanford menulis sebuah buku yang menarik berdasarkan penelitian
secara empiris:  Mindset/pola piker: Bagaimana Cara Mewujudkan potensi Anda? (2012) Dia membedakan antara pola pikir tertutup  dan pola pikir yang berkembang. Anda dapat membayangkan bahwa Anda sedang melakukan suatu uji coba dan setelah itu Anda bisa mengatakan: "Wow, hasilnya sangat baik. Anda harus lebih jeli."Sebab hal ini merupakan sesuatu yang dapat mendorong Anda untuk melakukan sesuatu hal yang lebih baik lagi untuk waktu-waktu berikutnya. Atau juga dapat memicu sejumlah konsekuensi negative. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa respon dari kemampuan bisa hilang ketika mendapat rintangan, dan kita bisa merasa tida mempunyai kemampuan untuk memperbaikki ketika kita melakukan hal-hal yang buruk, malah kita berusaha untuk menghindari tantangan itu. Ketika Anda melihat bahwa anda tidak dapat memperbaikki sifat buruk Anda, maka Anda akan semakin cemas dan cenderung melakukan hal-hal buruk lebih banyak lagi bahkan Anda dapat melakukan hal-hal buruk secara keseluruhan.

12. Di sisi lain, apabila respon dari kinerja Anda  untuk berusaha dengan tekun, dan ternyata hasilnya : "Wow, sangat baik. Anda telah bekerja sangat keras .", akan menghasilkan sejumlah konsekuensi positif. Dalam banyak penelitian, siswa sering dipuji karena usaha yang mereka lakukan jauh lebih baik daripada siswa yang hanya mengandalkan kepinteran dan dan kemampuan,  mereka lebih tahan untuk melakukan tugas-tugas yang menantang. Ini perbedaan yang halus dari umpan balik yang membuat perbedaan yang menonjol untuk suatu keberhasilan jangka panjang.Sejumlah besar studi menunjukkan bahwa orang-orang dengan pola pikir terbuka lebih bertumbuh dibanding  dengan orang-orang yang mempunyai pola piker tertutup dalam banyak hal.Apa Implikasinya bagi kehidupan rohani kita?

Orang Kristen sejati bukanlah orang-orang yang netral,tetapi adalah orang-orang yang berani berpihak. Keberpihakan kita itu bukan dalam suatu pertikaian pribadi maupun kelompok, atau dalam kancah pertarungan kekuasaan di dunia ini, melainkan keberpihakan yang menjunjung dan membela kebenaran.


Saya pikir Yesus berkata kepada perempuan Samaria
seperti apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus,bahwa kita menyembah kecerdasan ,pikirkan Tuhan, Dia memiliki banyak hal yang ingin Ia nyatakan kepada kita seperti yang Yesus lakukan kepada perempuan Samaria itu. Dan kita malas menyatakan tentang Dia yang harus disembah , benar-benar ini sebuah penghinaan terhadap Allah dan mengkhianati ketidaktahuan kita yang besar dari-Nya. Benar-benar ini tidak pantas. Allah menginginkan pikiran-pikiran kita yang terbaik yang bisa kita arahkan.

Dan, semakin banyak energi yang kita miliki, semakin banyak disiplin pikiran yang kita miliki,
bila pikiran kita baik maka kita bisa berpikir tentang Dia. Ellen G White memang mengatakan itu,  tetapi bukan untuk menghalang-halangi kita, tetapi untuk mengarahkan tujuan kita yang sebenarnya,untuk membuat intelektual kita semakin tinggi,sebab yang sekarang kita miliki berkonotasi buruk,yang menunjukkan kesombongan dan kecongkakan bahwa kita tidak memerlukannya sama sekali. Intelektual berarti mendisiplin pikiran, menggalang kekuatan untuk berpikir dan melakukan sebanyak mungkin agar berkembang, dan kita akui tidak ada yang dapat kita lakukan apabila kita jauh dari Pohon Kehidupan, lakukanlah yang terbaik dengan apa yang kita miliki.Dia mengatakan semakin baik intelektual kita, maka semakin banyak yang kita ketahui dan cintai dan hormati Sang Pencipta kita. Kita dapat membaca Alkitab lebih jelas, kita dapat berbicara tentang Dia lebih jelas, kita bisa memikirkan Dia lebih jelas. Kejelasan pikiran, Anda ingat dalam banyak kutipan, itulah tujuan Tuhan bagi kita.

Lalu Paulus menegur mereka yang sekarang bersedia untuk hidup menurut Roh yang selaras dengan hukum dan mereka lebih memilih untuk hidup sesuai dengan kecenderungan alami mereka. "Mereka hidup menurut daging, memikirkan pada hal-hal kesenangan daging, tetapi mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan pada hal-hal yang dari Roh. "Dan dia terus menjelaskan.  "Agar kita mengalahkan pikiran daging yang adalah maut, kepada keinginan Roh yang adalah hidup dan damai sejahtera. Semua pikiran daging adalah perseteruan terhadap Allah. Ia tidak tunduk kepada hukum Allah, memang, tidak bisa. Dan orang-orang yang hidup dalam pikiran daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. " Dan tentu saja, setiap bagian dalam Alkitab bisa disalah artikan. Beberapa orang yang sudah membaca hal ini berpikir bahwa daging adalah sumber kejahatan. Ketika Tuhan menciptakan manusia pertama , apakah Ia mengatakan bahwa mereka jahat, atau apakah Ia mengatakan sangat baik?

Jadi kita mulai dengan kata-kata itu,sangat baik. Perasaan mereka secara alami antara laki-laki pertama dan perempuan pertama sangat dekat satu sama lainnya ,Allah yang menciptakan mereka. Dia yang menginginkannya dan Dia mengkuduskannya. Dan itu sangat menarik bahwa ketika Yesus datang mukjizat yang pertama kali dilakukan-Nya yaitu pada acara pernikahan. Dan Ellen G.White banyak bicara tentang hal itu,dan tulisannya merupakan bagian yang banyak kita baca tentang kejadian di pesta pernikahan, "Kristus mengkuduskan pernikahan pertama dengan kehadiran-Nya dan mukjizat pertama yang Yesus adakan,”, katanya. "Daging", ketika Paulus menyebutnya, berarti tubuh kita, keinginan jasmani yang tidak dikendalikan atau diatur atau diarahkan karena tubuh kita dikuduskan. Dan setiap manusia mengetahui apa itu artinya dan bagaimana harus mempertahankannya. "Daging" berarti seseorang yang terutama berkaitan dengan pemuasan hasrat fisiknya. Dan orang yang sedang sibuk dengan yang tidak banyak  tanpa memperdulikan isu-isu besar dalam kontroversi antara Kristus dan Setan yang mengguncang  alam semesta. Hal-hal ini tampaknya cukup relevan baginya.

 Dalam ayat 7
dikatakan orang yang sibuk dengan keinginan tubuhnya, keinginan daging nya, tidak dapat tunduk kepada hukum Allah. Sekarang hukum Allah adalah kasih. Dalam Roma 13:8 dan 10 Paulus mengatakan untuk benar-benar takluk kepada hukum Allah yaitu kasih.Dan untuk mengasihi berarti bukan mementingkan diri. Kasih adalah untuk mengasihi orang lain. 1 Korintus 13 menunjukkan bagaimana keegoisan, bagaimana menghormati orang lain, bagaimana peduli terhadap orang lain yaitu kasih. Kasih tidak cemburu, Kasih itu bermoral. Jadi orang yang sibuk untuk keinginan dirinya sendiri itu adalah egois. Dia ingin memuaskan keinginan dirinya sendiri secara langsung. Dan itu kebalikan dari kasih. Dan Paulus mengatakan, jika Anda sibuk dengan hanya memuaskan keinginan tubuh Anda, keinginan alami Anda, Anda akan mendapati  bahwa hidup Anda jauh dari apa yang Tuhan inginkan terhadap diri Anda, dan inti dari Sepuluh Perintah Allah kasih.1 Korintus 13.

Paulus tidak mengatakan bahwa tubuh
itu tidak penting dan kita harus menjadi pertapa, yang melanda dunia Kristen, seperti yang Anda telah ketahui, dan sampai hari ini diyakini oleh begitu banyak orang. Jika Anda ingin menjadi orang yang benar-benar kudus dan menolak daging sepenuhnya,dan pergi mengasingkan diri dan mempraktekkan kehidupan membujang. Dan orang kudus nyata-nyata hidup sendirian, dan mungkin mengambil sumpah diam, dan makan sangat sedikit, banyak waktu. Apakah Allah pernah meminta kita untuk melakukan hal ini? Dari mana ide ini berasal?

 Sekarang tubuh sangat penting, Paulus
menekankan hal itu dalam Roma 12. Lihat dan banding kan mulai dari ayat pertama dari Roma 12: Karena itu ,saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yanh hidup, [bukan setengah hidup, tapi] sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Raja James mengatakan "ibadahmu yang sejati" yang mungkin itu tidak masuk akal untuk menyajikan diri kepada Allah dalam kondisi terbaik. Itu benar, tetapi kata-kata bahasa Yunani mempunyai arti lebih dari itu.

 Kata Yunani berarti bahwa untuk menampilkan diri kepada Allah, tubuh kita kepada Allah, dalam
keadaan suci, kondisi yang dapat diterima, adalah tindakan rasional, intelligent, ibadah rohani. Tuhan berkata, "Tolong jangan membawa apapun, apa yang Aku inginkan adalah Anda, Saya ingin berbicara dengan Anda. Aku ingin kau untuk berkomunikasi dengan saya melalui studi Kitab Suci dan dalam kondisi yang lebih baik untuk dapat melakukan hal ini. "Maksudku, jika Tuhan berjalan dan berbicara bersama dengan kita sekarang, dan kita setengah tertidur, kita akan kehilangan setengah dari apa yang Dia katakan. Dan Dia berharap kita tetap waspada dan energik, pertajam pikiran, dan jangan menjauh dari Pohon Kehidupan. Dia mengharapkan yang terbaik untuk kita, jadi Dia mengatakan, "Persembahkan dirimu kepada Ku sebagai persembahan yang hidup agar kita dapat berbicara bersama." Dan berikutnyayang sangat dekat, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan pikiran Anda sehingga Anda dapat membuktikan apa kehendak Allah, apa yang baik dan diterima dan sempurna. "Dengan kata lain, memulihkan gambar Allah dalam diri Anda, kekuatan untuk berpikir dan berbuat.

Studi lebih lanjut dengan Ellen White

Tuhan ingin menyembuhkan kita, membebaskan kita. Tapi karena ini membutuhkan seluruh transformasi, serta pembaharuan seluruh alam kita, kita harus menundukkan diri sepenuhnya kepada-Nya. {SC 43.2}

Pandanglah kepada Yesus kita akan memperoleh pandangan yang terang dan lebih jelas dari Allah, dan dengan mengamati kita menjadi berubah. Kebaikan, dan cinta kepada semama menjadi insting lami kita. Perkembangan karakter kita merupakan mitra dari karakter ilahi. Bertumbuh menjadi serupa dengan-Nya, kita memperbesar kapasitas kita untuk mengenal Allah. Semakin sering kita masuk kedalam persekutan surgawi, dan kita secara terus-menerus meningkatkan kekuatan untuk menerima kekayaan dan pengetahuan dan kebijaksanaan yang abadi. {COL 355,1}

Ketika Kristus mengambil sifat manusia kepada-Nya, Dia
mengikat umat manusia pada diriNya dengan dasi cinta yang tidak akan pernah rusak oleh kekuatan manapun untuk menyelamatkan pilihan manusia itu sendiri. Setan akan terus menerus mempresentasikan daya pikat  untuk menuntun kita agar dapat memutuskan ikatan-ikatan yang telah kita pilih yaitu memisahkan diri dari Kristus. Di sinilah kita perlu lihat, berusaha, berdoa, tidak ada yang dapat menarik perhatian kita untuk memilih tuan lain, karena kita selalu bebas untuk melakukan hal ini. Sebab itu mari kita menjaga mata kita tetap memandang kepada Kristus, dan Dia akan melindungi kita. Tertuju kepada Yesus, kita aman. Tidak ada yang bisa menarik kita keluar dari tangan-Nya. Dengan terus mengamati Dia, kita "diubahkan menjadi serupa dengan gambar Allah-kemuliaan kepada kemuliaan, bahkan oleh Roh Tuhan. "2 Korintus 3:18. {SC 72,1}

Satu-satunya jaminan bagi setiap jiwa yang pikir
annya benar. Yaitu kita harus menggunakan segala cara sebab Allah telah menempatkan kita didalam jangkauan-Nyadan membudidayakan pikiran kita. Kita harus membawa pikiran kita menjadi selaras dengan pikiran-Nya. Kebenaran-Nya akan menguduskan kita, tubuh dan jiwa dan roh, dan kita akan diaktifkan untuk melawan segala godaan-godaan. Kata-kata yang kita ucapkan adalah kata-kata yang bijaksana .Lt 123, 1904. {2MCP 613,3}

Tuhan meminta kita
mengisi pikiran dengan pikiran besar, pikiran murni. Dia menginginkan kita untuk merenungkan kasih dan kemurahan-Nya, untuk mempelajari karya-Nya yang ajaib dalam rencana penebusan yang besar. Kemudian lebih jelas dan akan lebih jelas lagi semua persepsi kita tentang kebenaran, lebih tinggi, lebih suci, keinginan kita untuk kemurnian hati dan kejelasan pikiran. Jiwa akan berdiam dalam suasana murni,pikiran yang suci akan diubahkan oleh persekutuan dengan Allah melalui studi Alkitab. {COL 60,1}

Cita-cita Allah bagi anak-anak-Nya lebih tinggi dari
pada pemikiran manusia yang tertinggi yang dapat dicapai. "Oleh karena itu jadilah engkau sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna. "Perintah ini adalah janji. Rencana penebusan merenungkan pemulihan kita selengkapnya dari kuasa Setan. Kristus selalu memisahkan jiwa yang menyesal dari dosa. Ia datang untuk menghancurkan karya-karya setan, dan Dia telah membuat ketentuan bahwa Roh Kudus akan disampaikan kepada setiap jiwa yang bertobat, untuk menjaga dia dari berbuat dosa. {DA 311.2}

Jauhkan keinginan, kegembiraan, kesedihan ,
kecemasan , dan ketakutan Anda di hadapan Allah. Anda tidak dapat menanggung penderitaan-Nya, Anda tidak dapat memikul beban-Nya. Dia yang menghitung  rambut di kepala Anda tidak acuh tak acuh terhadap keinginan anak-anakNya. "Tuhan sangat penyayang, dan penuh dengan belas kasihan." Yakobus 5:11. -cinta dan hati-Nya tersentuh oleh penderitaan kita dan bahkan dengan permohonan kita. Serahkan kepada-Nya  segala sesuatu yang membingungkan pikiran. Tidak ada yang terlalu besar bagi-Nya untuk ditanggung-Nya, karena Ia yang mengendalikan dunia, Ia yang memerintah atas semua urusan  semesta alam. Tidak ada yang perlu ditakutkan karena itu terlalu kecil bagi-Nya.Tidak ada pasal dalam pengalaman kita yang terlalu gelap bagi-Nya untuk dibaca;tidak ada kebingungan yang terlalu sulit bagi-Nya untuk diungkapkan. Tidak ada musibah yang dapat menimpa anak-anak-Nya, tidak ada kecemasan mengusik jiwa, tidak ada yang bersorak sukacita, tidak ada doa yang tulus lepas dari bibir,Bapa surgawi kita sangat jeli."Dia menyembuhkan bekas yang patah hati dan membalut luka-luka mereka. "Mazmur 147:3. Hubungan antara Allah dan setiap jiwa adalah jelas dan sepenuhnya seolah-olah tidak ada lagi jiwa di atas bumi untuk berbagi Pemeliharan Nya, tidak ada lagi jiwa untuk siapa Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang terkasih. {SC 100,1}

Sewaktu kita bekerja sehubungan dengan Guru besar, pengalaman kami membaik. Tingkat –tingkat  pikiran diperbesar. Hati nurani berada di bawah bimbingan ilahi. Kristus mengawasi seluruh makhluk di bawah Kendali-Nya. Kita aman apabila kita mengijinkan Dia untuk melakukan hal ini, karena ada yang lain mendekat, mencari kesempatan untuk datang dan mulai merusak,dan menjerat kita. Kemudian, saat kita melayani Tuhan, biarkan Dia menguasai seluruh  tubuh, jiwa, dan semangat .... {OHC 306,3}

Kita perlu kekuatanyang tetap untuk mempertahankan pikiran yang murni dari pengaruh jahat yang merusak pikiran. Mari kita menempatkan pikiran kita pada hal-hal yang kudus. Agar kita menjadi murni dan benar, untuk keamanan bagi setiap jiwa yang berpikir benar. Kita harus menggunakan segala cara dimanan Allah telah menempatkan kita didalam jangkauan otoritas-Nya dan pembudidayaan pikiran kita. Kita harus membawa pikiran kita menjadi selaras dengan pikiran-Nya. Kebenaran-Nya akan menguduskan kita, tubuh dan jiwa dan roh, dan kita akan  diaktifkan untuk melebihi di atas godaan-godaan. {HP} 164,4

Pengendalian pikiran, bekerja sama dengan Roh Kudus,
akan memberikan kontrol atas ucapan kita. Ini adalah kebijaksanaan sejati, dan akan menenangan pikiran, kepuasan, dan kedamaian. Ada sukacita dalam perenungan kekayaan kasih karunia Allah. {HP} 164,5



Jumat, 06 September 2013

Ringkasan Pelajaran Sekolah Sabat Kesepuluh September 07,2013





 "PEMBAHARUAN : KEINGINAN UNTUK BERTUMBUH DAN BERUBAH"
 
 
 Baca
an Alkitab:  1 Yoh 2:1-9; Phil. 2:12-14; Mat. 26:31-35, Yoh 20:24-29, Luk 15:11-21, Yoh 5:1-14.
Anyat Hapalan: Tetapi kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu ia katakan, “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihi orang yang rendah hati.” Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis,maka ia akan lari dari padamu."(Yakobus 4:6, 7).
 
 I. Pengantar
 II.
Kasih Karunia Untuk Bertumbuh
 III.
Kuasa Untuk Memilih
 IV. Keyakinan
Dan Keraguan
 V.
Keyakinan Untuk  Kembali
 VI. Iman
Untuk Berbuat
 VII. Studi lebih lanjut
 
 1. "Minggu ini k
ita mempelajari kehidupan umat percaya Perjanjian Baru yang mengalami pertumbuhan dan perubahan dalam pengalaman kerohanian mereka. (Sabat Sore) Bertumbuh berarti berubah. Kehidupan identik dengan pertumbuhan,dan pertumbuhan selalu membawa perubahan. Bayi yang baru lahir harus bertumbuh secara fisik, mental untuk menjadi dewasa dan matang. Jika Anda tidak mengalami kedewasaan rohani maka Anda tidak bertumbuh secara rohani. Pertumbuhan dan perubahan apakah yang telah Anda alami dalam kehidupan kerohanian  Anda?
2. "Kebangunan tidak berarti bahwa kita tidak memiliki pengalaman sebelumnya dengan Yesus, sebaliknya, itu memanggil kita kepada suatu pengalaman yang lebih dalam dan lebih kaya. Pertumbuhan rohani adalah hal yang  paling penting ,tetapi berbeda dengan pertumbuhan fisik yang secara alamiah memang bertumbuh.Pembaharuan memanggil kita untuk bertumbuh dan berubah. Ini mengundang kita untuk bergerak melampaui keadaan tetap , secara rohani. "(Sabat sore)Jadi pertumbuhan rohani tergantung sepenuhnya pada kemauan orang tersebut.   Mengapa  keadaan tetap/status quo begitu menarik di kalangan agama?
3. "Yakobus dan Yohanes memiliki beberapa kelemahan karakter yang serius. Mereka tidak siap untuk
 me
nunjukkan kasih Kristus kepada dunia. Mereka yang kehidupannya sendiri belum diubahkan belum memenuhi syarat untuk memberitakan pekabaran tentang kasih karunia kepada orang lain. "(Pelajaran Minggu) Mereka meminta bantuan ibunya  ibu Zebedeus untuk meminta posisi  dikiri dan dikanan Yesus. Tetapi walaupun ada kecacatan tabiat mereka yang serius,Yakobus dan Yohanes rindu menyatakam tabiat Yesus denga lebih sempurna.Mereka merindukan untuk transformasi dan reformasi dalam sikap-sikap mereka sendiri. Apakah Yakobus dan Yohanes mendapatkan inspirasi untuk perilaku mereka yang dicatat dalam Lukas 9:51-56 dan Mathew 20:20-28? Apa pelajarannya bagi kita? Tidak seorangpun yang begitu menjadi orang Kristen saat itu juga berubah menjadi seorang yang tabiatnya sempurna. Baptisan mengubah status sesorang dihadapan Allah secara seketika , dari orang berdosa menjadi orang yang dosa-dosanya diampuni,tetapi baptisan tidak mengubah tabiat orang itu. Pengampunan dosa adalah wewenang Allah, perubahan tabiat adalah pergumulan manusia dengan bantuan kuasa Allah, yang berlangsung secara terus menerus sesuai kemauan dan tekad manusia itu sendiri.
 4. Pelajaran hari Senin berfokus pada Phil. 02:12 - 14. Adalah tidak mungkin bagi kita untuk mengerjakan apa yang Allah tidak kerjakan dalam diri kita. Ketika ia bekerja didalam kita melalui kekuatan supranatural-Nya, kita dapat membuat pilihan-pilihan untuk mengerjakan atas kehidupan kita kasih karunia dan kekuatan yang telah dikerjakan dalam hidup kita. "Pada saat kita menerima Yesus dan percaya kepadanya terjadilah suatu transformasi dalam diri kita , yaitu perubahan dari “manusia lama” menjadi “manusia baru”. Perubahan datang pada titik pilihan. Reformasi terjadi sementara kita memilih untuk berserah kepada kuasa Roh Kudus yang menyakinkan dan menyerahkan kemauan kita kepada kehendak Allah.  Allah tidak pernah akan memaksakan atau memanipulasi keinginan kita. Ia menghormati kebebasan kita. Rohnya mempengaruhi pikiran kita ,menyakinkan hati kita, dan mendorong kita untuk berbuat yang benar, tetapi pilihan untuk menyambut bujukan Roh Kudus itu selalu milik kita.(Pelajaran Senin)
5. "Allah tidak akan merobek beberapa pemikiran egois dari pikiran kita. Dia tidak akan merebut secara misterius kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat dan pemanjaan selera yang tersembunyi. Ia menegur kita akan dosa. Ia  meyakinkan kita akan yang benar, tapi kita harus memilih. Setelah kita lakukan, Ia memberdayakan pilihan-pilihan  kita, tetapi kita sendirilah yang harus setiap hari, bahkan dari waktu ke waktu ,membuat pilihan-pilihan. "(Pelajaran Senin) Tentu Kekudusan Kebangunan  Wesleyan mengambil arah lain yaitu(penghapusan dosa, jumlah api penyucian). Apa cara Allah yang paling efektif  berurusan dengan dosa? Mengapa Allah bekerja dengan cara yang Dia lakukan? Keselamatan merupakan hasil dari pertobatan, dan pertobatan dibuktikan dengan perubahan tabiat, Roh kudus meyatakan kepada kita sifat-sifat buruk apa saja yang harus kita buang dari tabiat kita, dan Roh Kudus itu meyediakan kuasa bagi kita untuk mengikis habis sifat-sifat itu. Inilah bentuk kerja sama Ilahi dan manusia.
6. "Baik Petrus dan Thomas memiliki satu persamaan ciri yang mencolok. Mereka mendekati iman  dari cara pandang manusiawi. Petrus menempatkan kepercayaan pada apa yang dapat dia lakukan,  Thomas pada apa yang dapat dia lihat. Mereka bergantung pada penilaian kemanusiaan mereka yang salah. Tetapi  Pentakosta membuat perbedaan. Perubahan Petrus dengan tanpa rasa takut berhotbah, dan tiga ribu orang dibaptiskan pada hari Pentakosta (Kis 2:41). Petrus menyadari bahwa ia jelas tidak mempunyai kekuatan  untuk menyembuhkan orang yang lumpuh, tetapi Yesus memiliki kuasa itu dan mujikzad terjadi (Kisah Para Rasul 3:2-9). Ketika para penguasa berusaha untuk membungkam suaranya, Petrus berseru, "Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kamidengar ' (Kisah Para Rasul 04:20). Petrus adalah seorang yang diubahkan. Thomas juga diubahkan. Diyakini bahwa ia berlayar ke India untuk menghotbahkan Injil. Meskipun tidak banyak lagi yang dikatakan tentang dia, kita dapat merasa pasti bahwa ia juga telah menjadi manusia yang  baru setelah Pentakosta. "(pelajaran hari Selasa) Dalam kehidupan duniawi seseorang dapat disebut dewasa kalau dia bisa mengatur dirinya sendiri secara mandiri, dalam kehidupan rohani semakin dewasa seseorang justru dia semakin bergantung kepada Tuhan. Dalam kehidupan duniawi rasa percaya diri adalah hal yang positif; dalam kehidupan rohani rasa percaya diri bisa menjadi hal yang negative. Petrus bukan tandingan bagi tipu daya si jahat. Dia berusaha untuk menghadapi godaan-godaan setan dengan kekuatannya sendiri. Dipenuhi dengan rasa percaya diri yang melambung dia tidak banyak mengerti akan krisis yang sedang datang…itulah sebabnya Yesus menggunakan ungkapan “jikalau engkau sudah insaf (luk 22:32),Petrus memerlukan suatu kebangkitan Rohani. Dia membutuh suatu perubahan sikap. Dia perlu reformasi. Petrus adalah lambang dari orang-orang yang gegabah terhadap godaan-godaan dan mengandalkan kemampuan diri sendiri untuk menghadapi iblis. Sementara keyakinan adanya kuasa ilahi dalam diri kita sangat perlu, sikap sesumbar dan memamerkan kuasa ialahi itu adalah arogansi rohani yang berbahaya. Thomas adalah representasi kelompok orang yang berlagak berpikir kritis, yang tidak gampang percaya dan mudah diyakinkan. Sikap berhati-hati terhadap pendapat dan pemikiran baru sangat perlu dalam soal yang menyangkut kerohanian,penolakan yang kaku dan konstan terhadap terang baru dapat mengkerdilkan pemahaman kita. Bagaimana apakah ini dapat membantu paradigma bagi orang yang sedang berjuang?
7. Apa pelajaran dari kehidupan "Anak yang Hilang"? (Lukas 15:11-21) Mengapa  "Keyakinan untuk kembali" begitu penting? Bagaimana dengan kakaknya? Apakah dia berjuang dengan masalah ini? Kepulangan dirinya adalah hasil dari sebuah proses pengambilan keputusan sebelum itu yang sangat menggetarkan dan menentukan. Pergumulan yang akhirnya melahirkan suatu keputusan untuk bertindak sering kali terjadi dan dialami dalam keadaan kesendirian ditengah kesenyapan.Dalam keadaan lapar dan kedinginan, ditempat jang jauh dari lingkungan hidup manusia, anak terhilang bergumul mengalahkan rasa takut dan malu. Rasa takut untuk menghadapi abangnya juga dia kalahkan. Penderitaan dan kesengsaraan yang berat sering menjadi pemicu dari suatu tindakan yang berani. Kebangunan baru dapat dijelaskan dalam cara-cara yang berbeda-beda.Kebangunan rohani adalah pulang kerumah.  Homesick adalah suatu kondisi bathin yang pernah dirasakan oleh siapapun juga yang jika tidak terlaksana dapat menimbulkan depresi dan distress yang bisa menimbulkan gangguan psikis  dan emosi yang menggebu-gebu.Meskipun anaknya jauh dari mata tetapi tidak jauh dari hati.Mata sang ayah menelusuri kali langit mencari anaknya setiap hari.Motivasi terbesar untuk mengadakan perubahan dalam hidup kita ialah kerinduan untuk tidak lagi mengecewakan hati Dia yang sangat mengasihi kita. Ketika anak itu berkubang dalam lumpur bersama babi-babi, sang ayah lebih menderita dari pada anaknya.Kebangunan baru terjadi manakala kasih Allah meluluhkan hati kita. Pulang kerumah adalah tindak lanjut dari sebuah keputusan.Pulang tidak sama dengan mudik, yang sifatnya sementara dan sekedar melancong.Pulang berarti meninggalkan segala sesuatu yang pernah dinikmati sebelumnya, terhadap apa kita tidak akan kembali lagi.
8. "Yesus menyatakan belas kasihan dan kasih Bapa melalui mukjizat yang Dia lakukan. Ia menyembuhkan tubuh yang lumpuh untuk mengungkapkan kemampuan yang lebih besar lagi untuk  menyembuhkan jiwa yang lumpuh. Ia mengembalikan lengan dan kaki yang bengkok menunjukkan keinginan-Nya yang lebih besar untuk memulihkan hati dan pikiran yang bengkok. Mukjizat Yesus mengajarkan kita sesuatu ,tentang bagaimana untuk melatih iman. Itu mengajarkan kita pelajaran berharga tentang pertumbuhan dan perubahan. "(Pelajaran Kamis) Orang yang lumpuh ini sudah 38 tahun berada disitu dan setiap hari berharap untuk sembuh. Tetapi fakta bahwa Yesus bertanya dulu menandakan bahwa Ia ingin mendengar kerinduan untuk sembuh diucapkan langsung dari bibir orang itu. Mungkin pertanyaan Yesus tersebut harus diartikan seperti ini: “Apakah sekarang engkau sudah siap untuk disembuhkan?”. Sebab pada masa itu opini masyarakat bahwa penyakit adalah akibat dari dosa, maka kesembuhan dari penyakit identik dengan diampuni dari dosa.  Terhadap pertanyaan Yeus orang tersebut menjawab : Tuhan,tidak ada orang yang menurunkan aku kedalam kolam apabila airnya mulai berguncang. Ketika Yesus bertanya apakah engkau mau sembuh dia tidak menjawab iya tetapi malah beragumentasi  itulah gambaran dari cara berpikir kebanyakan kita, yakni membatasi kuasa Tuhan yang tak terbatas supaya sesuai dengan kemampuan berpikir manusia yang terbatas. Bukankah kita sering mengukur kemahakuasaan Allah berdasarkan logika kita sendiri? Normalnya orang sakit ingin sembuh ,secara rohani ada sebagian orang ingin dosa-dosanya diampuni dan ada juga yang tidak berarti dia tidak normal karena dia tetap dalam keadaan sakit. Jadi kedua-duanya adalah pilihan pribadi. Bagaimana menghubungkannya dengan cerita sebelumnya?  Yesus bertindak sebagai Anak Daud. Dia menggunakan kekuatan raja, tapi untuk tujuan apa? Bagaimana itu berbeda dengan Salomo? Apa pelajarannya bagi kita?  "Mengapa begitu penting untuk mempercayai janji-janji Allah bagi  pengampunan, terutama ketika kita merasa begitu terhakimi dan bersalah bagi dosa-dosa kita? Mengapa pengampunan harus mendahului  pembaharuan dalam hidup kita? Mengapa penting untuk percaya  bahwa kita dapat mengalahkan  melalui kuasa Kristus dalam hidup kita, bahkan saat ini? " Namun, bagaimana fungsi cerita dalam Injil menurut Yohanes?   Apa tujuannya, dan mengapa Johanes memasukkannya? Apa pelajaran bagi kita? Bagaimana kita dapat mengalami pertumbuhan dan perubahan yang benar? Di daerah-daerah apa itu yang paling signifikan?
Puncak keberhasilan reformasi rohani,kebangunan rohani, dan pertumbuhan rohani berujud pada ketaatan dan penurutan terhadap kehendak Allah.Menurut kepada perintah-perintah dan firman Allah akan menjadi sebagai suatu kesenangan gantinya sebagai beban yang memberatkan.
 
 
Semua akan sia-sia jika tidak mengarah pada kelahiran baru. Dan itulah yang Yesus katakan kepada Nikodemus. Jika semua hal yang Anda lakukan dan semua hal yang Anda tahu, tidak menghasilkan hati yang baru dan roh yang benar, apa yang Anda lakukan adalah sia-sia. Dan pencuri di kayu salib akan bertanya-tanya apa yang telah kita  bicarakan,karena dia tidak mengetahui teologis sama sekali , tapi dia memiliki hati yang baru dan roh yang benar. Dia tidak bisa mengatakan apa yang dia katakan kepada Yesus, ia tidak dapat mengubah kutukan,dengan  mendzolimi pencuri yang satunya lagi dan berkata: "Tuhan, ingatlah aku pada saat Anda datang sebagai Raja ", jika ia belum bertobat dan dilahirkan kembali.
Dalam kitab Efesus,selanjutnya, Paulus berkata, "Sekarang, dari semua yang terpenting adalah dilahirkan kembali, dan dikembalikan ke dalam hubungan yang benar dengan Tuhan, kenapa kita tidak bisa tetap dalam kondisi seperti itu? "Tidak, dia mengatakan anak-anak kecil perlu banyak perlindungan di dunia yang jahat ini. Dan keadaan itu akan lebih  buruk lagi mendekati hari akhir kedatangan Tuhan . Kita perlu bertumbuh menjadi dewasa. Jadi Paulus sangat menyayangkan kondisi mereka yang tidak memiliki hati yang baru dan Roh yang benar,  tidak percaya dan tidak bersedia mendengarkan.  Dia berkata, "Seharus sekarang Anda  telah menjadi pengajar, tetapi Anda masih membutuhkan susu, bukan makanan padat, susu bagi mereka yang tidak terampil dalam firman Allah ".
 Jika kita tetap membutuhkan banyak perlindungan untuk menjadi benar dengan kebenaran yang telah kita ketahui, maka kita tetap babes dan kita tidak akan siap menghadapi masa kesukaran, Alkitab memperingatkan itu kepada kita bahwa waktunya akan datang sebelum kedatangan Yesus. Itulah pesan yang saya dapatkan dari buku-buku yang tersisa dalam Alkitab bahwa sekali kita telah dilahirkan kembali, kita harus terus bertumbuh, tanpa menunda-nunda, agar menjadi orang yang dewasa dengan melakukan apa yang benar karena memang hal itu benar, seperti Ayub, meskipun segala sesuatu tampaknya sebaliknya. Dan jika kita tidak tumbuh, dan setelah lima puluh tahun , maka iman kita adalah iman seorang anak kecil, dan kita disebut terbelakang. Ketika seseorang secara fisik terbelakang, kita khawatir. Ketika dia cacat mental, dan ini sangat mengkhawatirkan.
Jika kerohanian terbelakang, "Bukankah itu lebih baik ,kita sebut Iman seorang anak kecil. "Itu  sebutan yang paling menyakitkan yaitu Iman yang terbelakang. Dan Efesus benar-benar mengkaitkan hal itu pada waktu-waktu berikutnya. Nah,ada  beberapa hal, bagaimana dengan peristiwa dikolam Bethesda? Apa yang dikatakan tentang Allah? Dari waktu ke waktu Tuhan melihat keluar dari atas parapets langit bahwa ada sekumpulan besar  orang berkumpul di sekitar kolam Bethesda, dan Dia  memanggil malaikat untuk mengaduk air, karena itulah aturannyabarang siapa yang pertama memasuki kolam maka penyakitnya  akan disembuhkan.

 
Ada seorang miskin di sana telah tiga puluh delapan tahun berada dikolam Bethesda, dan ia mencoba   untuk masuk, dan dia tidak pernah bisa melakukannya. Dapatkah Anda membayangkan malaikat berkata, mungkin lain waktu, "Tuhan, sekali ini saja, tidak dapatkah Tuhan melanggar aturan? Tidak bisakah Tuhan menghargai bahwa aku orang miskin? Tidak bisakah Tuhan menyembuhkannya? "Dan Tuhan berkata, "Kau tahu aku tidak pernah berubah. Sejak manusia yang pertama Allah tidak ditempatkan dalam cahaya yang baik. Dalam bahasa Yunani Perjanjian Baru, ditemukan gagasan bahwa malaikat mengaduk air  dan yang pertama masuk kedalam kolam disembuhkan itu adalah legenda. Tidak ada dalam naskah awal tentang itu sama sekali. Sekarang apa yang ada di sana adalah kolam saja. Namanya juga tidak terlalu jelas. Ada Bethesda, Belzethar. Betsaida apapun itu? Nah, katakanlah kolam itu namanya Bethesda. Itu bukan masalah. Dan air bergerak. Ya. Mungkin drainase dari kawasan candi, mungkin arus angin; mungkin musim semi. Tidak ada yang tahu. Mereka berpikir bahwa malaikat mengaduk air. Hal itu ditambahkan di kemudian hari ,bahwa yang masuk pertama kedalam kolam maka ia akan disembuhkan.

Dan Anda tahu, jika Anda
yang mendapatkan kesempatan yang menggembirakan menjadi orang yang pertama masuk kedalam kolam, dan memungkin Anda berjalan beberapa blok dari rumah anda tanpa tongkat penyangga. Kita sering menyaksikan hal –hal ini  dalam beberapa KKR akbar. Apakah Anda menyangka bahwa  Ellen G White Putih, tidak tahu bahasa Yunani? Dalam Desire of Ages katanya, "Ia berpikir bahwa seorang malaikat mengaduk air. "Sekarang, nyatanya orang itu telah bertahun-tahun berada disana. Dia menyia-nyiakan kesehatan dan kesenangan pada masa mudanya. Dan ketika ia terbaring dan tergolek di sana, dan itu pada hari Sabat sore dia mendongak dan menatap wajah yang paling baik yang belum pernah ia lihat. Dan wajah yang paling baik itu berkata, "Apakah Anda ingin disembuhkan?”.
Dan orang itu menjawab, "Saya ingin dan pasti, tapi tidak ada seorangpun di sini yang dapat menolong saya untuk memasukkannya kedalam kolam.”  Dan wajah yang paling baik itu berkata, "Anda tidak perlu masuk ke dalam kolam. Bangunlah. Angkatlah tempat tidur mu dan pulanglah ke rumah. "Kita lihat ia  tercengang  dan pulang kerumah , apakah dia membawa kasur air ukuran king. Tidak, Dia hanya menggulung tikar kecil. Wajah yang paling baik itu telah menyalahi aturan. Anda tidak bisa melakukannya. Dan mereka-mereka pemelihara hari Sabat seharusnya  bersukacita karena orang miskin yang telah mengalami kelumpuhan selama 38 tahun menjadi sembuh, seharusnya mereka merasa senang melihat orang miskin ini berjalan pulang. Tidak! Mereka berteriak, "Engkau telah melanggar hari Sabat! Engkau telah melanggar hari Sabat!  Sungguh suatu hal yang mengerikan!
Nah, Anda berpikir berapa kali Bapa akan mengampuni? Tidak ada batasnya. Hanya saja apabila Anak Yang Hilang itu memberontak dan memilih untuk tinggal di kandang babi, maka ceritanya tidak akan berakhir seperti itu. Jika dia tidak percaya sedikitpun pada ayahnya, ia tidak akan pernah pulang. Jadi, selama kita terus menerus menolak kebenaran, walaupun kita tidak tahu seluruhnya (karena Anak Yang Hilang tidak tahu banyak tentang bapaknya. Maksudku, tidak ada bukti bahwa dia benar-benar mengetahui tentang  bapaknya, atau ia tidak akan merencanakan untuk mendapatkan kebaikkan bapaknya). Setidaknya ia mengetahui adalah lebih baik tinggal di rumah daripada tinggal di kandang babi, dan itulah yang ia dapatkan dalam perjalanan hidupnya. Mungkin hanya hal kecil yang dapat kita lakukan untuk memulai  jalan menuju rumah. Dimulai dengan percaya dan kasih kepada Tuhan sebagai jalan keluar. 
Alkitab tampaknya memperjelas bahwa Allah menginginkan tidak lebih dari kesempurnaan kita. Dalam buku Matius 5:48 dari bahasa Yunani dapat diartikan sebagai perintah, "Anda harus menjadi sempurna," atau itu sebuah janji, "Anda akan menjadi sempurna. "Ini sulit kalau kita masukkan kedalam bahasa Inggris. Goodspeed datang dekat ketika ia diterjemahkan, "Anda menjadi sempurna." Tapi dilalukan dengan cara yang baik, niat Tuhan sangat jelas. Selain itu, dalam Ibrani 6:1 mendorong kita untuk "secara terus menerus  kepada kesempurnaan, "dan Efesus 4:12 - 15 berbicara banyak perihal" orang-orang kudus "dan berkembang menjadi manusia-manusia yang sempurna.
Apa artinya menjadi sempurna? Banyak agama tampaknya memiliki beberapa bentuk kesempurnaan sebagai tujuan mereka ,tetapi mereka tidak mempunyai ide yang sama seperti apa kesempurnaan itu jadinya. Jika Anda harus bertemu dengan orang yang tidak pernah minum, tidak pernah merokok, tidak pernah berjudi, tidak pernah bersumpah, tidak pernah marah, tidak pernah melanggar hari Sabat, Anda akan menemukan seorang yang sempurna? Anda bisa bertemu mayat!
Namun ide negatif kesempurnaan yang sangat populer di gereja Kristen mula-mula. Salah satu pendukungnya adalah seorang Suriah yang dikenal dengan nama Simeon Stylites, anggota dari gereja di Antiokhia.Dia sangat  bersemangat untuk menghindari godaan-godaan dunia, lalu ia membangun sebuah pilar setinggi enam puluh meter dan ia duduk di atasnya selama lebih dari tiga puluh tahun sampai ia meninggal.  Orang-orang berdosa  lainnya iri dan melihat bahwa ini jelas-jelas suatu cara untuk bebas dari dosa- ataupun memikirkan hal-hal buruk yang tidak mungkin dapat mereka lakukan dengan kondisi seperti itu, maka orang mulai meniru cara-cara yang dilakukan oleh Simeon. Mereka dikenal sebagai "Stylites" atau "pilar pertapa". Dilain pihak ada juga yang mencoba pendekatan yang lebih positif untuk menuju kesempurnaan. Beberapa para pemimpin agama di Zaman Kristus memahami bahwa kesempurnaan berarti ketaatan mutlak, serta melakukan semua nya sesuai dengan apa yang diperintahkan.Jadi mereka berusaha sekeras mungkin untuk taat!. Ditambah lagi dengan aturan dan peraturan, sampai –sampai mereka benar-benar terbebani dengan "beban yang berat, dan sulit untuk menanggungnya." Matius 23:4.
Yesus mencoba untuk meringankan beban mereka dan untuk mencerahkan wajah suram mereka. Lihat Matius 6:16 - 18. Tapi mereka menolak jenis kesempurnaan yang ditawarkan-Nya dan mengutuk cara penganugerahan-Nya sebagai pelanggaran terhadap aturan. Ada cara lain untuk mencapai kesempurnaan, salah satu yang membawa kita kepada pencapaian yang lebih tinggi . Yaitu ketika orang berdosa melihat kebenaran dan dimenangkan kembali kepada Allah dalam iman, Allah pasti menerima dia dan dapat dipastikan bukan saja diampuni dosa-dosanya melainkan diperlakukan seolah-olah dia sempurna, seolah-olah ia tidak pernah berbuat dosa. Perubahan dari menolak menjadi menerima , dari memberontak menjadi bersedia untuk menurut, Yesus berkata kepada Nikodemus seperti telah dilahirkan kembali. Lihat Yohanes 3:3.
Tentu saja, orang yang dilahirkan kembali belum berpengalaman. Dia adalah apa yang disebut Paulus dengan seorang bayi rohani. Ibrani 05:13. Namun demikian, seperti pencuri di kayu salib, anak yang baru dilahirkan kembali  tersebut dapat dengan aman masuk kedalam kerajaan-Nya. Tapi setelah kita dikonversi, kita tetap belum matang, kita tetap membutuhkan perlindungan, tidak bisakah kita  berdiri sendiri untuk kebenaran? Dalam Ibrani 5 keterbelakangan keKristenan itu ditegur: "Sebab sekalipun kamu,ditinjau dari sudut waktu ,sudah seharusnya menjadi penagajar,kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu ,bukan makanan keras.Sebab barang siapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran,sebab ia adalah anak kecil.Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa,yang karena mempunyai panca indra yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dan perbuatan-perbuatan yang sia-sia dan dasar kepercayaan kepada Allah. "Ibrani 5:12-06:01.

 
Study lebih lanjut dengan Ellen G White.
 Dalam pemberian karunia yang tak terhingga kepada  Anak-Nya, Allah telah menyelimuti bumi dengan suasana kasih karunia yang nyata seperti udara yang beredar di seluruh dunia. Semua yang memilih untuk menghirup  kehidupan ini --- mendapat atmosfir kehidupan ,laki-laki dan perempuan akan bertumbuh dewasa dalam Kristus Yesus. {SC 68,1}
Sebagaimana  bunga menghadap ke matahari,dan sinar terang menambah kesempurnaan yang indah dan simetris , sehingga kita harus beralih ke Matahari Kebenaran, cahaya dari surga  akan menyinari  kita, dan karakter kita akan disempurnakan  menjadi serupa dengan Kristus. {SC 68,2}
Sementara angin itu sendiri tak terlihat, tetapi  hasilnya dapat kita lihat dan rasakan. Jadi hasil kerja Roh dalam jiwa akan menampakkan dirinya dalam setiap tindakan orang yang telah merasakan kuasa dari Roh itu. Ketika Roh Allah berkuasa atas hati, ia akan hidup. Dosa dalam pikiran akan menyingkir,  perbuatan jahat ditinggalkan, cinta, kerendahan hati, dan perdamaian menggantikan kemarahan, iri hati, dan perselisihan. Kegembiraan menggantikan kesedihan, dan wajah memantulkan cahaya surga. Tidak ada punggung yang memikul beban, atau kelam yang menudungi cahaya dari surga. Berkat datang ketika iman dan jiwa berserah sepenuhnya kepada  Tuhan. Kemudian kekuatan itu yang tak dapat dilihat oleh mata manusia menciptakan makhluk baru dalam gambar Allah. {DA 173.1}
 Paulus memiliki perasaan yang tajam dimana setiap jiwa harus berperang melawan agen kejahatan yang  terus menerus berusaha untuk menipu dan menjerat, dan ia telah bekerja tanpa mengenal lelah untuk memperkuat dan menyakinkan mereka yang masih muda dalam iman. Dia memohon belas mereka untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, karena ia tahu betul  bahwa ketika jiwa gagal untuk membuat penyerahan, maka dosa tidak akan ditinggalkan, selera dan nafsu berjuang untuk menguasai, dan godaan membingungkan hati nurani. {AA 298,2}
 Penyerahan harus sepenuhnya. Setiap kelemahan,keragu-raguan,pergumulan jiwa serahkan sepenuhnya kepada Tuhan maka Tuhan akan mengatasinya. Surga adalah dekat , Tuhan memiliki dukungan dan bantuan  dari para malaikat untuk setiap percobaan dan kebutuhan kita. {AA 299,1}
Berkecambahnya  benih merupakan awal kehidupan spiritual, dan perkembangan tanaman adalah sosok perkembangan karakter. Tidak ada hidup tanpa pertumbuhan. Tanaman yang baik harus terus bertumbuh  atau mati. Seperti pertumbuhan rambut tak terlihat, tapi terus-menerus,sehingga ada  pertumbuhan karakter. Pada setiap tahap perkembangan hidup kita mungkin menjadi sempurna, namun jika tujuan Tuhan untuk kita terpenuhi,akan  ada kemajuan yang konstan. {Ed 105,3}
Tanaman bertumbuh dengan menerima apa yang Allah telah sediakan untuk mempertahankan hidupnya. Jadi pertumbuhan spiritual dicapai melalui kerja - sama dengan lembaga ilahi. Sebagai tanaman berakar di dalam tanah, jadi kita harus berakar dalam Kristus. Sebagai tanaman menerima sinar matahari, embun, dan hujan, kita harus menerima Roh Kudus. Jika hati kita tetap tinggal dalam Kristus, Dia pasti muncul seperti fajar,  Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi. Tetapi kamu yang takut akan nama –Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran ,  "Dengan kesembuhan pada sayap-Nya." Kita  akan "tumbuh seperti bunga bakung." Kita "akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Dan tumbuh sebagai pokok anggur "Hosea 6:03;. Maleakhi 4:02, Hosea 14:05, 7. {Ed 106,1}
Melalui pelayanan para malaikat Roh Kudus diaktifkan untuk bekerja pada hati dan pikiran manusia dan menuntunnya kepada Kristus….. Tetapi Roh Allah tidak mengganggu kebebasan manusia. Roh Kudus diberikan sebagai  penolong, sehingga manusia dapat bekerja sama dengan Tuhan, dan itu diberikan kepada-Nya untuk menarik jiwa tetapi tidak pernah memaksa ketaatan. {TMK
 57,2}
Karya Kristus dalam hati tidak merusak kekuatan manusia. Kristus mengarahkan, memperkuat,  memuliakan, dan menguduskan semua  jiwa- jiwa. Melalui perkenalan secara pribadi dengan-Nya  kita jadi berkualitas untuk mewakili karakter-Nya kepada dunia. Yohanes mengatakan, "Semua orang yang menerimanya  diberi kuasa  supaya menjadi anak-anak  Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya  "(Yohanes 1:12). Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia" (Ayat 16). {TDG 219,3}
Marilah kita menjadi Kristen yang bertumbuh. Kita  tidak tinggal diam. Kita harus lebih bertumbuh hari ini dibanding hari kemarin,  setiap hari belajar untuk menjadi lebih percaya, lebih sepenuhnya mengandalkan  Yesus. Demikianlah kita bertumbuh. Anda tidak dapat mencapai suatu kesempurnaan sekali gus, pengudusan adalah proses  seumur hidup. . . . {3SM 193,1}
Pengudusan bukanlah pekerjaan sesaat, satu jam, atau sehari. Ini adalah pertumbuhan secara terus-menerus dalam kasih karunia. Kita tidak tahu suatu hari kelak seberapa besar kekuatan kita untuk menghadapi konflik  berikutnya.  Setan itu hidup, dan aktif, dan setiap hari kita harus bersungguh-sungguh memohon kepada Allah atas bantuan dan kekuatan untuk melawan Setan. Selama Setan memerintah kita harus berusaha menaklukkannya, bersiap untuk mengatasinya , dan tidak ada tempat persinggahan. Tidak ada gunanya kita menantang dan mengatakan bahwa kita memiliki  semuanya. {RH, 6 Mei 1862 par. 25}
Perubahan karakter seperti yang terlihat dalam kehidupan Yohanes adalah hasil dari persekutuan  dengan Kristus. Mungkin ada kecacatan dalam karakter seorang, namun ketika dia menjadi murid Kristus yang sejati, kekuatan rahmat ilahi mengubah dan menguduskan dia. Perhatikan seperti dalam gelas kemuliaan Tuhan, ia berubah dari kemuliaan kepada kemuliaan, sampai dia seperti Dia yang ia sembah. {AA 559,1}
Sebagaimana Allah itu kudus dalam lingkup Nya, pada waktu manusia jatuh , hanya melalui iman dalam Kristus, kita menjadi kudus dalam lingkup-Nya. {AA 559,2}






LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...